Feeds:
Pos
Komentar

IMG_8027

Bro n Sist…

Salah satu kekurangan dari Honda Vario 125 (WTF) adalah jok nya yang super keras. Bahkan banyak yang bilang sekeras Batu!! padahal enggak segitunya siih. Bukan apa-apa, demi fitur “Helm in”, kenyamanan jok terpaksa dikorbanin. Jok WTF ini kalo dibuka, dibawahnya ada cekungan pas diatas bagasi, fungsinya biar muat helm. Imbasnya, busa jok jadi tipis. Kalo dipake jarak jauh, ampun dah rasanya. :D

Lanjut Baca »


IMG_7801

Bro n Sist,

Pagi tadi saya udah nulis tentang review Vario 125 untuk touring jarak jauh di liburan kemerdekaan kemarin. Kali ini saya buatin Riding repot alias cerita perjalanannya. Biar gak terlalu panjang, tulisan saya bagi jadi dua. Silahkan disimak…

Hari itu, pagi-pagi sekali tepatnya jam 4 saya sekeluarga sudah meninggalkan rumah dengan menggunakan Vario 125 merah. Kami bertemu dengan om Andi yang menggunakan Apache RTR di sebuah minimart 24 jam di komplek kami. Berhubung side box om Andi masih kosong, kamera & tripod kami titipkan ke beliau. Selesai berkemas dan berdoa, tanpa basa-basi kami pun memulai perjalanan kami menuju Yogyakarta, kota yang ramah dengan sejuta tujuan wisata. Jika para biker seluruh Indonesia berbondong-bondong ke Yogya untuk menghandiri acara YBR, lain halnya dengan kami, kami hanya ingin menikmati suasana Yogya, menuju tempat-tempat yang belum pernah kami singgahi sebelumnya. Lanjut Baca »


Vario 125 di puncak bukit diatas Pantai Menganti Kebumen

Vario 125 di puncak bukit diatas Pantai Menganti Kebumen

Bro n Sist,

Modif udah lama, dipake touring baru kemarin. Maklum, Vario 125 (WTF) selama ini kami posisikan sebagai kendaraan operasional jarak dekat. Sedangkan untuk touring jarak jauh, Vario selalu menjadi opsi terakhir diantara motor-motor kami yang lain juga mobil.

Pada hari libur kemerdekaan kemarin, saya beserta Istri & Anak melakukan touring dari Tangerang menuju Gunung Kidul DIY serta mengunjungi beberapa pantai selatan daerah Kebumen dengan menempuh jarak 1.453 KM. Entah mengapa, touring kali ini kami sangat ingin menjajal WTF yang telah berusia 20 bulan ini. Jadilah si Merah mengalahkan duo putih yang harus rela diparkir di garasi. Lanjut Baca »


2015-Yamaha-X-MAX-250-ABS-EU-Matt-Grey-Action-005

Bro n Sist…

Kita ketahui bersama, semester pertama lalu, YIMM telah meluncurkan motor Matic gambot dengan performa yang mumpuni dan dibandrol dengan harga Fantastis yaitu Yamaha N-Max 155 ABS dan Non ABS. Beberapa bualan sebelum N-Max diluncurkan, kita sempat digegerkan dengan Spyshoot dua jenis matic gambot Yamaha, salah satunya adalah N-Max, dan satu lagi sangat mirip dengan Yamaha X-Max yang telah beredar di Eropa sana. Dari sini, bisa diprediksi bahwa YIMM kemungkinan besar akan memproduksi Yamaha X-Max di dalam negeri. Mengingat market Indonesia yang cukup unik dan cenderung mendewakan kubikasi, kemungkinan besar yang akan dipasarkan di dalam negeri adalah X-Max 250. Lanjut Baca »


IMG_7598

Bro n Sist,

Saya sekeluarga pernah mengunjungi Pantai Drini lebih dari setahun yang lalu. Mengenai review Pantai Drini, silahkan baca tulisan saya tahun lalu “Pantai Drini Gunung Kidul Yogyakarta, Keindahan dan Kenyamanan yang Sempurna“.

Tanggal 1 Agustus 2015, saya bersama keluarga beserta kedua orang tua dan adik saya kembali mengunjungi pantai ini setelah sedikit kecewa dengan kondisi pantai Indrayanti. Pantai Drini adalah pantai yang sangat nyaman untuk bersantai bersama keluarga sambil menikmati panorama alam yang indah.

Lanjut Baca »


PCX VS NMax

Bro n Sist…

Cukup lama saya gak update blog kesayangan ini. Sebagai pemanasan, saya mau sedikit review test ride Honda New PCX 150 VS Yamaha NMax 155 ABS. Telat memang, atau bisa juga dibilang basi, tapi buat Bro n Sist yang punya rencana meminang skutik bongsor, gak ada salahnya nyimak celotehan saya tentang kedua motor ini. Tentunya saya akan membahas keduanya dari sudut pandang saya pribadi. Ingat, murni sudut pandang pribadi, karena unit yang saya gunakan bukan milik ATPM, dan blog saya pun masih ada embel-embel dot wordpress dot com. Hehehe… Lanjut Baca »


IMG_4568

Bro n Sist,

Melanjutkan galeri sebelumnya, di part 3 ini berisi cerita perjalanan dari Pantai Klayar menuju Bukit Bintang (Wonosari) lanjut ke Lereng Merapi.

Silahkan disimak… Lanjut Baca »


IMG_4271

Bro n Sist,

Lanjutan dari galeri sebelumnya, setelah puas menikmati panorama dan suasana pantai Wediombo, kami melanjutkan perjalanan menuju pantai Klayar Pacitan via Pracimantoro – Giritontro – Paranggupito – Kalak – Pantai Klayar.

Silahkan disimak… Lanjut Baca »


IMG_3870

Bron Sist…

Kembali ke edisi luntang-lantung, kali ini saya coba berbagi cerita perjalan solo touring satu keluarga menggunakan Kawasaki ER6n menyusuri jalur pantura, membelah jalur tengah hingga menari-nari di jalur selatan.

Yup, pertengahan bulan lalu kami sekeluarga melakukan solo touring  melintasi 6 Propinsi dari Tangerang menuju Yogya, dilanjutkan dengan menyusuri jalur pantai selatan sampai pantai Klayar Pacitan – Jawa Timur.

Biar sedikit beda, kali ini saya coba bercerita dengan menggunakan galeri foto. Silahkan dinikmati… Lanjut Baca »


wpid-tagline-slogan-yamaha-mt25-ini-jalan-penguasa-ini-jalan-kita-jpg

 

Bro n Sist…

Sekali-kali menyuarakan opini gak ada salahnya. Namanya opini, bisa bener bisa juga enggak. Bisa dipertimbangkan, bisa juga dicuekin. :)

 

Tagline MT25 Berbau Arogan

Kalo menurut saya, tagline MT25 ini agak riskan! bisa dimaknai mengajak pengguna MT25 merasa menjadi penguasa jalanan. Meskipun mungkin YIMM tidak bermaksud demikian.

 

Jangan remehkan Tagline

Biarpun sekedar slogan, tagline selain sangat melekat dengan produk yang dibranding, juga bisa mempengaruhi prilaku konsumen yang menggunakan produk tersebut. Kita selama ini sudah dibuat was-was dengan maraknya para pengendara motor yang kebut-kebutan di jalan raya yang bisa jadi salah satunya adalah karena pengaruh Tagline “Kencang!”.

 

Dampaknya terhadap wibawa Yamaha MT25 

Jika tagline tersebut terlanjur melekat, dan mulai mempengaruhi para pengguna MT25. Otomatis lambat laun publik khususnya biker enthusias akan memberikan label MT25 = Motor Arogan. Jika sudah demikian, yang dirugikan adalah Brand MT25 itu sendiri, secara Yamaha MT25 bukan Satria FU, target marketnya adalah pengendara motor yang sudah mulai mapan dan dewasa.

 

Belum terlambat

Kalau saja YIMM mau, belum terlambat untuk mengganti tagline. Tidak perlu malu untuk mengoreksi sebuah kesalahan demi menyelamatkan brand image.

 

Bro n Sist, silahkan dikomentari…

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 796 pengikut lainnya.