Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Bro n Sist,

Berita duka dari salah seorang pengunjung blog proleevo yaitu bro Darmawan. Dalam komentarnya di tulisan saya yang berjudul “Curug Malela Kabupaten Bandung Barat“, Bro Darmawan menceritakan tentang musibah yang menimpa keluarga dan temannya berupa banjir bandang yang terjadi di Curug Malela. Berikut ini kutipan tulisan komentar Bro Darmawan:

onesdarmawan wrote on January 3rd 2011 at 11:01AM
salam kenal…bagi yang mau kecurug malela harap hati-hati,soalnya selain jalan yang berbahaya,sering terjadi banjir bandang,kemarin minggu tgl 1januari 2012 telah terjadi musibah,keluarga dan teman saya terjebak di bebatuan,dan sekarang tinggal 1 orang yang belum ditemukan,yang lainnya alhamdulillah selamat.

 

Selain itu, Bro darmawan juga menambahkan kronologi kejadian musibah di Curug Malela melalui email :

Kronologis kejadian
Sekitar jam 10an hari minggu tgl 1 januari 2012,adik dan keponakan saya serta teman temannya berangkat dari ds.cipatik menuju curug malela mengunakan sepeda motor yg ikut sekitar 20 motor boncengan berarti sekitar 40 org.
Sekitar Jam 14:00 baru nyampai tempat parkir dilanjutkan jalan kaki ke bawah menuju curug,
Jam 15:30 sebagian sudah naik keatas,sebagian sudah di pinggir sungai sebagian masih di tengah sungai dibebatuan hendak pulang karena kata warga sekitar tidak boleh lebih dari jam 16:00,tapi tiba-tiba dari atas datang banjir bandang dan menghempaskan 3 orang,beruntung ada warga yg sedang mancing dan air belum terlalu besar,jadi masih terselamatkan,tinggal 5 orang yg ter jebak dibatu besar tp terbagi di 3 kelompok,karna air yg cukup deras sehingga 5 org tsb tidak dapat bergerak,beruntung warga disana cukup sigap memberi pertolongan,dgn alat seadanya,dan yg selamat mencari tali dan bantuan,tapi nasib sial menimpa seorang teman saya,dia mengalami kram kaki karna terlalu lama terendam air yg cukup deras sehingga terpeleset dan jatuh terbawa air sungai,beruntung empat orang lainnya masih bisa terselamatkan dan empat org tsb termasuk adik dan keponakan saya,tinggal teman saya yg sampai sekarang belum ditemukan,karna kondisi yg cukup membahayakan,sampai hari kedua warga sudah mencari sampai curug kelima,tapi karna medan yg berat warga sudah tidak sanggup meneruskan pencarian,kabar terakhir sekarang sudah ditangani tim sar dan baru ditemukan helmnya yg dipakai saat kejadian,saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada warga disana yg sigap dan tanpa pamrih menolong saudara dan teman-teman saya,dan kami juga miminta doanya dari teman-teman supaya teman kami dapat cepat ditemukan,walaupun harapannya tipis untuk selamat,terima kasih

 

Melalui tulisan ini, saya menyatakan turut berduka atas musibah yang menimpa bro Darmawan, semoga keluarga / temannya yang belum ditemukan dapat segera ditemukan dan diberi keselamatan.

Buat Bro n Sist yang berencana untuk mengunjungi Curug Malela, saya sarankan agar menunda rencananya, sebaiknya kunjungan ke Curug Malela dilakukan ketika curah hujan tidak terlalu tinggi. Hal ini demi keselamatan kita semua.

Harap informasi ini diteruskan kepada rekan-rekan yang lain sambil menunggu klarifikasi dari pihak yang terkait demi mencegah terjadinya musibah yang serupa.

Salam,

Faizzin

http://proleevo.wordpress.com

No One Like You… El Toro


Bro n sist,

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para master touring dari seluruh komunitas pecinta roda dua, kali ini saya coba menampilkan sosok yang sangat saya kagumi yaitu “El Toro”.

Lanjut Baca »


Bro n Sist,

Tentunya nama “Ultraspeed Racing” sudah sangat akrab di telinga kita maupun di dunia maya. Terlebih bagi bro n Sist yang gemar mengutak-atik engine tunggangannya serta penasaran dengan hasil utak-atiknya tersebut, hal ini tidak lain dan tidak bukan karena Ultraspeed Racing menyediakan mesin Dyno Test yang bisa digunakan untuk mengetahui grafik power, grafik torsi serta grafik AFR (Air Fuel Ratio).

Lanjut Baca »


Bro n Sist,

Kali ini saya akan sedikit share tentang penggunaan oli di motor kesayangan saya yakni si “Brievo 2″ (Pulsar 220F).

Sejak lama, tepatnya di tahun 2004, saya sudah merasa cocok dengan kualitas oli Shell advance, selain tarikan motor terasa lebih enteng, juga komponen mesin yang lebih bersih. Waktu itu saya menggunakan Shell Advance 2T untuk RX King saya, hasilnya, kerak di ruang bakar yang biasanya menumpuk berkurang drastis dan mudah dibersihkan. Sekedar info, dulu saya selalu melakukan servis motor sendiri, hehehe…

Semenjak saya menggunakan Pulsar yaitu si “Brievo” (Pulsar 180 UG4), Saya beralih menggunakan oli merek lain dengan alasan saya tidak menemukan viscositas yang sesuai di jajaran oli Shell Advance, dalam artian, Shell Advance terlalu encer sehingga mudah menguap jika digunakan untuk Pulsar. Sebagaimana kita ketahui, Shell Advance AX7 memiliki viscosity grade SAE 10W-40 dengan spesifikasi dan approval API SL, JASO MA2. Untuk menambah wawasan tentang cara memilih pelumas, silahkan klik disini…

Lanjut Baca »

Bike & Nature Photo Contest


Bro n Sist…

Sungguh luar biasa pesona alam negeri kita. saya sendiri sampai terkagum-kagum sekaligus tercengang atas keindahan alam negeri kita saat melihat satu per satu foto-foto dari para peserta “Bike & Nature Photo Contest” yang disponsori dan didukung penuh oleh “Contin Motosport”.

Lanjut Baca »


Bro n sist,

Sebagaimana kita ketahui tentang proyek sepanjang masa di Jalur Pantura, maka gak ada salahnya jika bro n sist mencoba melewati jalur alternatif untuk menuju Jawa Tengah. Jalur yang saya maksud yaitu Jalur Cikamurang yang menghubungkan Kota Subang dengan jalur tengah (Bandung – Cirebon) tepatnya di kecamatan Tomo kab Sumedang.

.

Jalur ini bisa ditempuh dari kota Subang ke arah timur yaitu menuju Cirebon.

Untuk melihat dengan google map, silahkan klik disini…

.

Lanjut Baca »


Bro n Sist,

Kembali saya mengulas tentang Oil Breather System, Kali ini saya coba mengulasnya dengan pengujian yang lebih terukur, yakni dengan cara mengukur temperatur engine menggunakan Infra red Thermometer.

Berikut ini alat-alat yang digunakan:

1. Infra red Thermometer merek “Fluke” Germany. ( dapet minjem, *oops…)

2. Stop watch,

Pengujian dilakukan dua kali dengan cara mengukur temperatur engine sebelum dinyalakan, kemudian engine dinyalakan dengan kondisi idle (langsam) selama 30 menit dan temperatur kembali diukur. Di hari berikutnya, pengujian kembali dilakukan setelah motor dipasangi OBS. Berikut ini hasil pengujian yang dilakukan di motor saya (P220F), pengujian dilakukan malam hari (2 malam), silahkan dilihat2…

I. Sebelum dipasang OBS

1. Engine dalam keadaan dingin diukur temperaturnya, hasilnya :

Temperatur awal engine tanpa OBS = 23.8`C

2. Engine dinyalakan dengan kondisi iddle (langsam) selama 30 menit dan diukur temperaturnya, hasilnya:

Temperature engine tanpa OBS setelah dinyalakan selama 30 menit = 123.7`C

II. Setelah dipasang OBS

1. Engine dalam keadaan dingin diukur temperaturnya, hasilnya :

Temperatur awal engine tanpa OBS = 24.0`C

2. Engine dinyalakan dengan kondisi iddle (langsam) selama 30 menit dan diukur temperaturnya, hasilnya:

Temperature engine dengan OBS setelah dinyalakan selama 30 menit =100.5`C

Kesimpulan,

Pemasangan Oil Breather System di Pulsar 220F mampu menurunkan temperature mesin sebesar 23.2`C dengan kondisi langsam 30 menit.

Bro n sist, silahkan dikomentari…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.