Feeds:
Pos
Komentar

 

Skutik 10 inchi honda suzuki yamaha

Bro n Sist…

Persaingan skutik di tanah air sampai saat ini masih didominasi oleh Honda. Hal yang sama juga terjadi di India, dimana Honda Activa merajai segmen skutik di negara bolywood tersebut. Bedanya, jika di sini sebagian besar skutik menggunakan velg 14 inch, maka di India kebanyakan skutik menggunakan velg 10 inch dan 12 inch.

Bicara soal skutik 10 inch di India, 3 pabrikan besar asal Japan memiliki jagoan masing-masing untuk pasar skutik di India. Honda telah mencengkram kuat pasar skutik dengan Activa, Yamaha mulai populer dengan Alpha, sedangkan Suzuki ikut meramaikan persaingan skutik 10 inch dengan Access . Lanjut Baca »


???????????????????????????????

Bro n Sist,

Sekitar dua bulan yang lalu saya memilih TVS Apache Xventure untuk menggantikan Honda CS1 yang memang suspense nya mengecewakan. Waktu berlalu, Apache Xventure sudah membawa kami kemana-mana, mulai dari Sawarna, Carita, sampai ke Pantai Mutun di Lampung. Sejauh ini tidak ada masalah yang berarti di Apache Xventure saya. Semuanya baik-baik saja, bahkan saya cukup puas dengan motor ini. Lanjut Baca »


Warung Banten - Citorek 04

Bro n Sist…

Melanjutkan tulisan sebelumnya, TVS Max Banten Explore Etape 1 (klik disini..) dan Etape 2 (klik disini..), kali ini saya menuliskan catatan etape terakhir yakni etape 3 yang penuh dengan ketegangan. Sampai saat ini, saat menuliskan catatan ini, masih terasa deru nafas yang terengah-tengah berjibaku melintasi jalur terjal di Etape 3 TMBE. Berikut ini cerita selengkapnya..  Lanjut Baca »


???????????????????????????????

Bro n Sist…

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya yaitu TVS Max Banten Explore 2014 Etape 1 (klik disini…).

Hari masih gelap ketika kami terbangun dari tidur. Seusai sholat subuh, kami pun mulai mempersiapkan kembali perlengkapan untuk perjalanan etape 2. Selesai berkemas, giliran kami memeriksa kondisi motor. Setelah semuanya siap, kami bersantai sejenak menikmati sarapan pagi ditemani kopi panas yang membuat kami semakin bersemangat.

???????????????????????????????

Suasana di desa Citeureup pagi itu begitu tenang. Kami berdua memulai perjalanan menuju Tanjung Lesung yang kemarin sore belum sempat dieksplorasi. Saya sendiri sangat menikmati mengendarai TVS Max di jalanan desa seperti ini. Hembusan angin pagi membelai tubuh ini sejalan dengan gerak sepeda motor yang melaju tenang di jalanan yang lengang. Sementara di sisi kanan nampak pemandangan laut biru membentang yang benar-benar memanjakan mata. Lanjut Baca »


???????????????????????????????

Bro n Sist…

Kali ini saya memulai review TVS Max 125 Banten Explore 2014 (TMBE 2014) mulai dari Etape pertama yaitu perjalanan dari Tangerang sampai Tanjung Lesung.

Di Etape pertama ini, saya 100% menggunakan TVS Max semi trail, sedangkan om Andi menggunakan TVS Max sport.

Kami memulai perjalanan dari Talaga Bestari pada pukul 09:00 WIB setelah acara test ride TVS Max oleh teman-teman bikers Tangerang. Lanjut Baca »


 

 

 

 

 

 

 

Bro n Sist…

Sambil menunggu laporan perjalanan TVS Max Banten Explore 2014 (TMBE 2014), sebagai selingan, saya memposting galeri foto Test ride TVS Max 125 oleh bikers di Tangerang dan di Cilegon sebagai bagian dari rangkaian acara TMBE 2014. Silahkan disimak dan dikomentari…

??????????????????????????????? Lanjut Baca »


image

Bro n Sist…
Liputan live dari event TVS Max 125 Banten Explore 2014 (TMBE 2014), saat ini dua ekor TVS Max 125 sudah merapat di kawasan Citeureup, sekitar 20 km sebelum Tanjung Lesung. Alhamdulillah etape pertama berjalan lancar, tanpa ada trouble maupun Accident.

Siang tadi, sekitar jam 11:00 kami tiba di kota Cilegon dengan disambut oleh bikers dari Black Motor Comunity (BMC) Cilegon, Komunitas Motor Box (Kombo) Cilegon, Komunitas TVS Apache Cilegon serta komunitas Bikers PT. Siemens Indonesia.

Lanjut Baca »


Gilimanuk 17 Agustus 2011

Gilimanuk 17 Agustus 2011

Bro n Sist, saya bukanlah pakar safety riding, pakar touring ataupun pakar yang lain-lainnya. Namun, melalui tulisan ini, saya ingin berbagi sedikit tips dan trik berdasarkan pengalaman pribadi dalam melakukan perjalanan jauh dengan sepeda motor. Tentunya tips dan trik yang saya bagikan disini sangat subjektif dan sangat terbatas pada pengalaman saya.

Berikut ini tips dan trik menikmati Solo Riding Jarak jauh ala proleevo :

 

Persiapan

  1. Tentukan Tujuan dan rute perjalanan. Cari informasi sebanyak mungkin mengenai rute tersebut mencakup kondisi jalan, ketersediaan SPBU, ketersediaan warung makan, sarana ibadah, bengkel dan lain-lain.
  2. Perkirakan waktu tempuh perjalanan dan berilah toleransi yang cukup sehingga tidak membuat kita terburu-buru untuk mencapai lokasi tujuan.
  3. Persiapkan sepeda motor, pastikan dalam kondisi prima. Periksa part-part fast moving seperti ban, kampas rem dan lain-lain, pastikan masih bisa digunakan untuk menempuh jarak yang telah ditentukan. Jangan lupa diisi BBM.
  4. Persiapkan fisik. Pastikan kondisi fisik Bro n Sist dalam kondisi yang bugar. Kalau bisa, usahakan untuk melakukan senam pagi atau peregangan otot setiap pagi minimal seminggu sebelum perjalanan jauh.
  5. Persiapkan perlengkapan dan perbekalan. Perlengkapan ini berupa riding gear mulai dari sepatu, celana jeans, jacket, sarung tangan, helm dan lain-lain. Pilihlah riding gear yang dapat membantu melindungi Bro n Sist dari resiko cidera fatal saat terjadi kecelakaan namun juga tetap nyaman dipakai selama perjalanan.
  6. Persiapkan obat-obatan dan peralatan P3K.
  7. Persiapkan peralatan darurat berupa kunci-kunci, sikring (fuse), tali tambang dll.
  8. Persiapkan sarana komunikasi. Pastikan ada satu handphone yang selalu aktif. Bahkan di daerah tertentu, saya terkadang harus membeli kartu perdana untuk menjaga agar handphone tetap aktif.
  9. Persiapkan uang cash.

 

Memulai perjalanan

Sebelum memulai perjalanan, biasanya saya melakukan peregangan otot kaki, pinggang, bahu, lengan sampai leher, kemudian dilanjutkan dengan berdoa, agar dimudahkan, dilancarkan dan diberi keselamatan.

 

Selama perjalanan

  1. Berkendaralah dengan santun, tanamkan di fikiran kita, bahwa semua pengguna jalan di sekitar kita adalah sahabat yang pertama kali akan menolong kita saat kita mengalami kecelakaan.
  2. Pacu kendaraan dengan kecepatan secukupnya, sesuai dengan kondisi jalan, tingkat kenyamanan motor dan tingkat pengendalian motor. Memacu motor dengan kecepatan tinggi selain menambah resiko terjadinya kecelakaan, juga membuat kita cepat lelah.
  3. Waspadai Blind Spot. Blind spot adalah posisi saat kita berada di samping mobil (biasanya saat menyalip) dimana keberadaan kita tidak bisa dilihat melalui spion pengemudi mobil. Jika berada di posisi ini, biasanya saya membunyikan klakson pendek untuk memberi tahu keberadaan kita.
  4. Waspadai Blind Corner. Blind corner adalah tikungan dimana kita tidak bisa melihat kendaraan dari arah berlawanan. Jika berada di posisi ini, biasanya saya membunyikan klakson pendek untuk memberi tahu keberadaan kita.
  5. Berkendara tanpa istirahat maksimal dua jam. Setelah dua jam, harus beristirahat.
  6. Usahakan untuk membatasi waktu perjalanan dalam sehari cukup 12 jam. Biasanya saya melakukan perjalanan dari pagi sampai sore, menjelang maghrib check in di hotel / penginapan, setelah maghrib bisa wisata kuliner makanan khas daerah setempat.
  7. Berinteraksilah dengan penduduk setempat. Setiap kali beristirahat sepanjang perjalanan, saya biasanya menyempatkan diri menyapa dan mengobrol dengan penduduk setempat.

Bro n Sist, tips dan trik diatas adalah beberapa kebiasaan yang saya lakukan saat solo riding jarak jauh. Barangkali Bro n Sist punya tips yanng lebih jitu, silahkan di share disini.

Semoga bermanfaat…

Luntang-lantung yuk


TVS Max 125 Banten Explore 2014

 

Bro n Sist…

Beberapa waktu lalu saya sempat melakukan test ride TVS Max 125 tipe sport di sekitar Jatake – Tangerang (klik disini…). Motor 125 cc dengan harga terjangkau ini terbukti cukup nyaman dan gesit. Lalu, bagaimana dengan TVS Max 125 semi trail?

Dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 9 – 11 November 2014 saya bersama om Andi Dr Motor akan menguji ketangguhan TVS Max 125 untuk menjelajahi wilayah Banten mulai dari Tangerang – Tanjung Lesung – Bayah – Baduy sampai kembali ke Tangerang. Saya akan menggunakan TVS Max 125 Semi Trail dilengkapi dengan Side box Givi E21, sedangkan om Andi akan menggunakan TVS Max sport.

Kami akan start dari Talaga Bestari jam 7 pagi dengan terlebih dahulu menggelar acara silaturrahmi dan sesi test ride. Bagi Bro n Sist yang tinggal di dekat Talaga Bestari dan punya waktu luang, silahkan datang ke Bundaran 2 Talaga Bestari jam 7 sampai jam 9 pagi. Selanjutnya kami akan memulai perjalanan menjelajahi wilayah Banten dengan jarak tempuh sekitar 700 Km melewati berbagai kondisi jalanan Banten selama 3 hari dua malam.

Naah, kira-kira apa saja yang ingin Bro n Sist ketahui dari motor 125 cc ini? silahkan ditulis di kolom komentar…


???????????????????????????????

Bro n Sist…

Tulisan kali ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya (klik disini…) yaitu riding report liburan seru ke Lampung part 1.

Pagi itu cuaca di sekitar hotel Pasific sangat cerah. Kami berlima telah bersiap untuk melanjutkan perjalanan berikutnya. Barang-barang yang telah dikemas rapih kami tinggalkan di kamar hotel sementara kami menuju restoran untuk menikmati sarapan pagi.

Setelah selesai sarapan, kami pun mengambil barang bawaan kami dan check out dari Hotel untuk melanjutkan perjalanan ke Bakauheni. Dengan kondisi badan yang segar setelah beristirahat semalam, perjalanan menuju Bakauheni di pagi itu pun bisa kami nikmati dengan maksimal. Memang, duduk diatas roda dua yang melaju santai di jalur lintas provinsi adalah salah satu yang membuat kami ketagihan untuk melakukan turing. Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 751 pengikut lainnya.